IMAN KEPADA HARI AKHIR
A.
Pengertian
Iman Kepada Hari Akhir
Pengertian iman kepada hari akhir atau kiamat terbagi menjadi dua bagian
yaitu pengertian hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut
istilah , berikut ini adalah penjelasannya :
·
Pengertian Hari Akhir
Menurut Bahasa ( Etimologi ) : yaitu percaya akan datangnya hari akhir atau
hari kiamat. Dimana hari berakhirnya segala sesuatu yang ada di muka bumi ini.
·
Pengertian Iman Kepada Hari
Akhir Menurut Istilah ( Terminologi ) : adalah mempercayai serta meyakini akan
adanya kehidupan yang kekal dan abadi setelah kehidupan ini. Hari akhir disisni
adalah, peristiwa dimana alam semesta beserta isinya hancur luluh yang akan
membunuh atau memusnahkan semua makhluk hidup yang ada di dalamnya tanpa
terkecuali.
B. Dalil Iman Kepada Hari Akhir
Dalil merupakan landasan seorang
muslim dalam melakukan suatu ibadah atau suatu perkara hukum didalam agama. Didalam agama islam mengenal ada
dua landasan hukum, yaitu dalil Aqli
dan Dalil Naqli yang ternyata memiliki perbedaan.
Dalil Aqli adalah dalil yang bersumber
pada pemikiran dan akal manusia mengenai penerapan hukum, sedangkan dalil Naqli
yaitu dalil yang bersumber pada Al- quran dan hadist.
1. Dalil Aqli
Kata 'aqli secara bahasa berasal dari kata bahasa Arab (عقل): akal yang
mempunyai beberapa makna, di antaranya: (الدية): denda, (الحكمة): kebijakan, dan (حسن التصرف): tindakan yang baik atau tepat.
·
Secara istilah akal memiliki beberapa definisi diantaranya:
a. Cahaya nurani, yang dengannya jiwa bisa mengetahui
perkara-perkara yang penting dan fitrah.
b. Aksioma-aksioma rasional dan pengetahuan-pengetahuan
dasar yang ada pada setiap manusia.
c. Kesiapan bawaan yang bersifat instinktif dan kemampuan
yang matang.
· Dalil aqli menurut para ahli:
1) Menurut Ahli
Astronomi
Bumi dan planet-planet lainnya berputar mengelilingi matahari secara teratur
dan sempurna masing-masing planet mempunyai daya tarik-menarik sehingga beredar
dan bergerak seimbang/serasi. Namun daya tarik menarik itu semakin lama akan
semakin berkurang bahkan hilang sama sekali, akhirnya akan saling bertabrakan
dan hancur.
2) Menurut ahli Geologi
Di dalam perut bumi terdapat gas yang panas yang berkembang dan terus menerus
menekan kearah luar bumi. Akan tetapi bumi itu sendiri mendapat tekanan
(atmosfir) dari luar atau permukaannya, sehingga terjadilah keseimbangan. Namun
diperkirakan bahwa tekanan dari luar semakin lama semakin lemah, bahkan tak
berdaya lagi akhirnya mengakibatkan gas bumi akan meledak dengan ledakan yang
sangat dahsyat dan akan mengeluarkan bola api raksasa yang membawa kehancuran.
3) Menurut Ahli Fisika
Menurut Teori Ilmu Alam bahwa sumber energi terbesar yang dapat memenuhi
kebutuhan semua kehidupan di dunia ini adalah matahari. Begitu juga daya tarik
antara benda-benda angkasa (planet) itu ada ketergantungan dengan energi
matahari. Namun lambat laun sinar matahari semakin melemah, akibatnya
mempengaruhi daya tarik diantara planet-planet tersebut akhirnya tidak ada
keseimbangan, maka terjadilah tabrakan diantara mereka. (bandingkan at-Takwir
1-3)
4) Pendapat lain dari Sarjana Astronomi Jh. Van Vierngen
dan kawan-kawannya. Mereka
memperkirakan bahwa alam semesta ini akan meletus akibat dari pengembangan yang
terus menerus tanpa batas. Diumpamakan seseorang yang meniup balon terus
menerus tanpa henti maka balon tersebut akan meledak. Sampai saat ini alam ini
sedang terus mengalami pengembangan, sehingga akan melebihi kapasitas maksimal,
akibatnya langit yang membentang luas itu akan pecah dan hancur berantakan.
(Bandingkan surat al-Ahqãf ;3, at-Tur ;9,ar-Rahmãn ; 37, al-Hãqqah ; 16,
al-Maãrij ; 8 ).
2. Dalil Naqli
Naqli menurut bahasa adalah dari (نقل الشيء) yakni
mengambil sesuatu dari satu tempat ke tempat lain, dan (نَقَلَة الحديث) yakni
mereka yang menuliskan hadist-hadist dan menyalinkannya dan menyandarkannya
kepada sumber-sumbernya.
Naqli secara istilah identik dengan dalil-dalil yang
di nukil atau di ambil dari Kitab Allah yang Maha Mulya dan dari sunnah yang
suci atau dalil-dalil yang diriwayatkan kepada kita oleh perawi-perawi.
Diantara landasan utama ditetapkannya al-Qur'an dan
sunnah sebagai dalil naqli oleh para ulama adalah sebuah hadist Rasulullah saw:
"Telah aku tinggalkan dua perkara, yang apabila kalian berpegang kepada
keduanya maka kalian tidak akan tersesat : Kitab Allah (al-Qur'an) dan Sunnah
Nabi-Nya".
Namun ketika naqli dihubungkan dengan ilmu tafsir maka
disebut tafsir bi al-manqul atau bi al-ma'tsur, yaitu penafsiran al-Qur'an yang
disandarkan kepada riwayat-riwayat yang sahih secara tertib, atau dengan cara
menafsirkan al-Qur'an dengan al-Qur'an atau menafsirkannya dengan as-Sunnah
atau menafsirkannya dengan riwayat-riwayat yang di terima dari para sahabat
atau para tabi'in, seperti penafsirannya At-Thabari dan Ibnu Katsir.
Berikut ini dalil atau ayat Al-Qur'an yang
menguatkan adanya hari akhir.
1. Firman Allah SWT dalam QS Al –Anbiya [21]: 47
:وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ
الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ
خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا وَكَفَى بِنَا حَاسِبِينَ
Artinya : dan kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat maka
Tidak seorangpun dirugikan walau sedikitpun; sekalipun hanya sebesar biji Sawi,
pasti kami akan mendatangkan (pahala). Dan cukuplah kami yang Membuat
perhitungan.
2. Firman Allah SWT dalam QS Al-Insan [76]: 20
:وَإِذَا رَأَيْتَ ثَمَّ رَأَيْتَ نَعِيمًا
وَمُلْكًا كَبِيرًا
Artinya : dan apa bila kamu melihat( keadaan ) disana(surga), niscaya kamu akan
Melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar
3. Firman Allah SWT dalam QS Al-Waqi’ah [56]: 56
هَذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّينِ
Artinya : Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".
4. Firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah [2]:8
وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا
بِاللّهِ وَبِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِينَ
Artinya : Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada
Allah dan Hari kemudian",padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang
yang beriman. (Q.S. al Baqarah ayat 8)
5. Firman Allah SWT Al-Quran surat al-Taubah (9) ayat 8 :
كَيْفَ وَإِن يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ لاَ
يَرْقُبُواْ فِيكُمْ إِلاًّ وَلاَ ذِمَّةً يُرْضُونَكُم بِأَفْوَاهِهِمْ وَتَأْبَى
قُلُوبُهُمْ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ
Artinya :
Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman
kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat
dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah
orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
(Q.S. al Taubah ayat 8)
6. Al-Quran surat
al-Maidah (5) ayat 69 : إِنَّ
الَّذِينَ آمَنُواْ وَالَّذِينَ هَادُواْ وَالصَّابِؤُونَ وَالنَّصَارَى مَنْ
آمَنَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وعَمِلَ
صَالِحًا فَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ
Artinya : Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin
dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman
kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran
terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(Q.S. al Maidah ayat 69)
7. Al-Quran surat al-Baqarah (2) ayat 177 :
لَّيْسَ الْبِرَّ أَن تُوَلُّواْ
وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ
بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَالْمَلآئِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ
وَآتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ
وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّآئِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى
الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُواْ وَالصَّابِرِينَ فِي
الْبَأْسَاء والضَّرَّاء وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ
هُمُ الْمُتَّقُونَ
Artinya :
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan
tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian,
malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya
kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang
memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan)
hamba sahaya, mendirikan salat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang
menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam
kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang
benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (Q.S. al Baqarah
ayat 177)
8. Firman Allah SWT dalam QS. Az-zumar [39]: 68
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِي
السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَن شَاء اللَّهُ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ
أُخْرَى فَإِذَا هُم قِيَامٌ يَنظُرُونَ
Artinya : dan sangkakalapun ditiup maka matilah semua (makhluk) yang dilangit
dan Dibumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali
Lagi(sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun(dari kuburnya) Menunggu
(keputusan Allah.
9. Firman Allah SWT dalam QS Taha[20]: 124
:وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ
مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى
Artinya : dan barang siapa berpaling dari peringatanku maka sungguh, dia akan Menjalani
kehidupan yang sempit, dan kami akan mengumpulkannya nPada hari kiamat pada
keadaan buta.
10. Firman Allah SWT dalamQS Taha[20] 125
:قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَى
وَقَدْ كُنتُ بَصِيرًا
Artinya : Dia berkata. “ya tuhanku, mengapa Engkau kumpelkan aku dalam
keadaan buta?”
11. Firman Allah SWT dalam QS Al-hijr [15]: 92-93
:عَمَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ (92)
فَوَرَبِّكَ لَنَسْأَلَنَّهُمْ أَجْمَعِيْنَ
Artinya : maka demi tuhanku, kami akan menanyakan mereka semua, tentang apa
Yang mereka kerjakan dahulu.
12. Firman Allah SWT dalam QS Al-zalzajah [99] 6
:يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا
لِّيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ
Artinya: Pada hari itu manusia ke luar dari
kuburnyadalam keadaan yang bermacam-macam, supayadiperlihatkan kepada mereka
(balasan) pekerjaanmereka
Silakan absen pada kolom komentar yh!!
BalasHapusTri Eling Pamuji 9i
BalasHapusNama: Jihan faricha
BalasHapusKelas:9I
Miftakhatul Azizah 9i
BalasHapusNama:Natasya Fadhila Syahrani
BalasHapusKls:9i
Nama:Jovita Putri Anggraini
BalasHapusKelas:9i
Nama:Risky alfianti
BalasHapusKelas: 9i
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: zalfadhia sepertirisqina
BalasHapusKelas:9I
Nama:MOH.SYARIF H.
BalasHapusKelas:9I